You are here
Home > Artikel > Nggak Ada Job Foto? Jadilah Bounty Hunter!

Nggak Ada Job Foto? Jadilah Bounty Hunter!

Profesi Bounty Hunter dulu disandang oleh para pemburu narapidana yang kabur atau terdakwa yang tidak mau datang ke sidang. Mereka mendapat bayaran setelah berhasil menangkap buronan tersebut. Saat ini istilah bounty hunter juga dipakai untuk mereka yang gemar berburu lomba fotografi. Tidak main-main, hingga manca negara para bounty hunter ini berpartisipasi mengirimkan foto mereka untuk dilombakan.

professional-photographer-evolution

Melihat fenomena maraknya lomba foto dengan hadiah yang besar dan menggoda itu, profesi bounty hunter fotografi semakin banyak diikuti para penghobi foto. Selain hobi tersalurkan, menang lomba dan mendapatkan hadiah besar buat mereka merupakan kepuasan tersendiri.

Dari hasil pembicaraan dengan para bounty hunter, RF mendapatkan beberapa tips untuk dapat memenangkan sebuah lomba foto. Berikut tipsnya:

  1. Pahami Tema Lomba. Kesesuaian tema merupakan hal pokok dalam penjurian lomba. Jadi jangan sekali-sekali mengirimkan foto yang keluar dari tema yang telah ditentukan.
  2. Baca syarat dan ketentuan.  Ikuti dan pahami satu persatu poin yang tertera dalam syarat dan ketentuan. Percayalah, panitia dan penyelenggara sudah memikirkan isi dari syarat-syarat tersebut dengan maksud dan tujuan tertentu sesuai kebutuhan mereka.
  3. Di beberapa ketentuan lomba foto tidak jarang panitia membuat aturan melarang foto yang pernah menang kompetisi untuk diikutkan lomba foto lagi. Dari pada nanti dibatalkan, lebih baik dari awal foto tersebut tidak usah diikutkan lomba lagi.
  4. Kirimkan foto Unik. Ikutkan karya foto yang beda dengan peserta lainnya. Kalaupun subyeknya umum, cobalah untuk membuat foto umum tersebut menjadi unik dan menarik.
  5. Sebelum dikirim, cobalah dikurasi/dinilai bersama teman-teman Anda. Kekurangan dan kelebihannya. Mental kuat harus Anda tanamkan disini, Anda harus berani mengakui jika foto karya kawan Anda adalah lebih baik dari pada foto Anda. Jika sudah demikian, Anda harus mencari lagi karya foto lain yang siap untuk diadu kembali.
  6. Setelah kirim foto, lupakan! Anda harus bisa move on.  Ingat lomba foto tak berbeda dengan sebuah permainan, ada kalah juga ada menang.
  7. Walaupun foto yang menang memang biasanya bagus, unik dan bernilai.. Namun masih ada faktor keberuntungan. Dalam kondisi tertentu kadang faktor ini justru dominan.
  8. Cari tahu dan pelajari Jurinya. Setiap juri mempunyai passion dan genre foto sendiri-sendiri. Anda harus mampu menyuguhkan karya foto yang mampu langsung dilahap dewan juri. Jumlah juri juga harus menjadi perhitungan. Mencobalah menciptakan karya foto dengan selera kombinasi dewan juri yang ada.
  9. Perhitungkan siapa di belakang penyelenggaraan kompetisi foto tersebut. Sebab penyelenggara juga memiliki kepentingan terhadap karya-karya foto yang masuk. Sesuaikan dengan foto yang Anda kirim.
  10. Setelah mengirimkan karya foto, pasrah dan berdoalah.

Komentar

comments

Similar Articles

Top