You are here
Home > Artikel > Memahami Shutter Speed Kamera

Memahami Shutter Speed Kamera

Shutter Speed adalah satu pilar fotografi, dari dua yang lainnya yaitu ISO dan Aperture. Penggunaan shutter speed akan mendapatkan efek dramatis baik itu membekukan pergerakan atau membuat blur pergerakan.

hi speed

1. Apakah shutter kamera itu?

Sebelum membaca artikel ini ada baiknya membaca terlebih dulu cara kerja kamera DSLR. 

Shutter kamera adalah bagian seperti kerai yang terletak di depan sensor kamera yang posisinya selalu tertutup sampai kamera memotret gambar. Saat kamera memotret, shutter akan terbuka dan membuat sensor kamera dimasuki cahaya melalui aperture lensa. Setelah sensor selesai mengumpulkan cahaya, shutter akan segera tertutup, menghentikan cahaya mengenai sensor. Tombol untuk memotret dikamera juga disebut dengan shutter atau tombol shutter, karena memang tugasnya memancing shutter untuk terbuka atau tertutup.

2. Apakah Shutter speed itu?

Shutter speed dikenal juga dengan nama “exposure time”, yang artinya berapa waktu yang dibutuhkan kamera untuk membuka dan membiarkan cahaya masuk ke dalam sensor. Jika shutter speednya pelan, dapat membuat efek pergerakan blur, biasanya efek blurnya searah dengan pergerakan objek. Efek ini biasanya digunakan dalam iklan mobil atau motor, dimana gambar pergerakan dapat dirasakan oleh yang melihat foto tersebut.

20091212-Home-Pics-1485

Slow shutter speed juga sering digunakan untuk memotret petir atau objek dimalam hari. Fotografer landscape sering menggunakan slow shutter speed untuk membuat efek pergerakan sungai, air terjun sementara objek lain tetap fokus.

slow speed

Foto by Noor Eva

3. Bagaimana mengukur Shutter Speed

Shutter speed biasanya diukur dalam hitungan per detik. Contohnya 1/4 artinya seperempat detik, sementara 1/250 artinya seper dua ratus lima puluh. Kamera DSLR modern dapat menangani kecepatan shutter speed hingga 1/4000 perdetik hingga 1/8000 perdetik. Shutter speed paling waktu paling lama di kamera DSLR biasanya 30 detik.

4) Shutter speed cepat, pelan atau lama

Shutter speed cepat biasanya digunakan untuk membekukan pergerakan. Biasanya menggunakan diatas 1/500 per detik untuk foto biasa dan 1/1000 untuk memotret misalnya burung yang sedang terbang.

frozen hi speed

Slow shutter speed digunakan sejauh mana Anda dapat  menahan kamera tanpa bergerak/shake. Beberapa lensa sudah dilengkapi dengan penahan getaran sehingga fotografer dapat menggunakan kecepatan 1/10 saat menggunakan kamera secara Hand-held.

Long shutter speed biasanya diatas 1 detik, untuk pemotretan minim cahaya dimana kita harus menggunakan tripod.

5. Bagaimana mengatur Shutter speed

Kebanyakan kamera dapat mengatur shutter speed secara otomatis melalui metering kamera. Saat kamera kita set di mode Auto, shutter speed dan aperture akan otomatis diatur oleh kamera. Saat memotret dengan Aperture Priority, kita akan menentukan aperture, dan kamera akan otomatis mengatur shutter speednya.

Ada dua cara untuk mengatur shutter speed secara manual.

a. Dengan menyeting kamera ke mode Shutter priority, dimana kita menentukan shutter speed dan kamera akan mengatur aperturenya.
b. Dengan memilih mode Manual, dimana kita mengatur secara manual baik shutter speed dan aperturenya.
Ada baiknya kita membiarkan kamera menentukan shutter speed secara otomatis.

6.  Shutter Speed lihatnya dimana?

Biasanya pengaturan shutter speed berada dibagian atas kamera terletak dibagian sebelah kiri.

Nikon-D90-Top

Jika Anda melihat melalui viewfinder, akan terlihat juga dibagian bawah sebelah kiri layar. Disebagian DSLR, anda mungkin tidak melihat angka shutter speed dalam angka perdetik, biasanya hanya ditampilkan dalam angka biasa. Jika shutter speed pada setingan slow atau dalam hitungan detik biasanya dilambangkan dengan 1″ atau 5″ (tanda ” artinya detik).

 

Komentar

comments

Similar Articles

2 thoughts on “Memahami Shutter Speed Kamera

Comments are closed.

Top